Perkembangan Manusia

Pertumbuhan adalah suatu proses pertambahan ukuran, baik volume, bobot, dan jumlah sel yang bersifat irreversible (tidak dapat kembali ke asal). Sedangkan, perkembangan adalah perubahan atau diferensiasi sel menuju keadaan yang lebih dewasa.

Pertumbuhan dan perkembangan memiliki arti yang sangat penting bagi makhluk hidup. Misalnya pada manusia, dengan tumbuh dan berkembang dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya dan melestarikan keturunannya.

Pada saat Les Privat Jugend akan membahas mengenai perkembangan manusia. Teori kepribadian dikemukakan oleh ahli psikoanalisa Sigmund Freud (1856-1939) dan Erikson. Perkembangan Kepribadian menurut Sigmund Freud meliputi tahap-tahap sebagai berikut.

 

 
Bayi (oral) (0-1 tahun) 
 
Rasa percaya (trust) Mencapai harapan, dapat menghadapi frustasi dalam jumlah kecil; mengenal ibu sebagai orang lain dan berbeda dari diri sendiri (Anak tidak percaya diri - bila Tugas Perkembangan tidak tercapai).
 
Usia Bermain (anal) (1-3 tahun) 
 
Perasaan otonomi (sense of autonomy) Mencapai cita-cita/keinginan; anak memulai kekuatan baru, menerima kenyataan dan prinsi kesetiaan (Anak menjadi malu dan ragu-ragu (shame and doubt) apabila tugas perkembangan tidak tercapai) 
 
Usia prasekolah (phallic) (3-6 tahun) 
 
Perasaan inisiatif (sense of initiative) Mencapai tujuan; menyatakan diri sendiri dan lingkungan; membedakan jenis kelamin (Timbul rasa bersalah apabila tugas perkembangan tidak tercapai) 
 
Usia sekolah (latent) (6-12 tahun) 
 
Perasaan berprestasi (sense of accomplishment) Dapat menerima dan melaksanakan tugas dari orangtua dan guru (Timbul rasa rendah diri apabila tugas perkembangan pada masa ini tidak tercapai) 
 
Remaja (genital) (12-? tahun) 
 
Rasa identitas (sense of identity). Mencapai kesetiaan yang menuju pada pemahaman heteroseksual; memilih pekerjaan; mencapai keutuhan kepribadian (contoh mementingkan kepentingan orang lain) (Anak mengalami Difusi identitas apabila tugas perkembangan pada masa ini tidak tercapai) 
 
Remaja Akhir dan dewasa muda 
 
Rasa keintiman dan solidaritas (sense of intimacy) Memperoleh cinta; mampu membuat hubungan dengan lawan jenis; belajar menjadi kreatif dan produktif ( anak mengalami Isolasi apabila tugas perkembangan tidak tercapai) 
 
Dewasa 
 
Perasaan generativitas/keturunan (sense of generativity) Memperoleh perawatan/perhatian; belajar keterampilan efektif dalam berkomunikasi dan mengasuh anak; menggantungkan minat aktifitas pada keturunan (Timbul Absorpsi dan stagnasi apabila tugas perkembangan tidak tercapai) 
 
Dewasa akhir 
 
Perasaan integritas (sense of integrity) Mencapai kebijaksanaan; menyelesaikan hidup dengan bijaksana; belajar untuk menerima kematian; menyelesaikan urusan hidup; menerima masa pensiun tanpa berhenti hidup (mengalami Keputusasaan apabila tugas perkembangan tidak tercapai).

 

Demikian tema-teman Jugend Education Center, tahap perkembangan manusia ini perlu diketahui agar dapat memperlakukan orang dengan baik atau mendidik anak dengan baik.

 

Last modified on Monday, 23 September 2013 12:05

Go to top